PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA

0

Menyongsong Kongres Nasional XIII Pemuda Muslimin Indonesia

  Oleh : Ardinal Bandaro Putiah* Bukittinggi (Pemuda Muslim Online) — Pemuda Muslimin Indonesia didirikan di Yogyakarta, 25 November 1928 atas kepeloporan tokoh-tokoh Partai Sarekat Islam Indonesia-PSII (sekarang Syarikat Islam Indonesia) yakni Agus Salim,...

0

Ramai-Ramai Ngawur Menggunakan Kata Radikal

Oleh : Muhidin M Dahlan Kata “radikal” kembali naik pasang. Kata ini menjadi bahasa yang mempersatukan banyak kementerian dan melakukan perang total dengannya. Bahkan, Kementerian Agama mestilah dipimpin seorang menteri yang berasal dari Angkatan...

0

Tjokroaminoto, Soekarno dan Zelfbestuur

Oleh : Muhammad Kasman   “Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun! Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan itu ada naik dan ada turunnya, tetapi...

0

Refleksi 89 Tahun Pemuda Muslimin Indonesia

Oleh : HT. Prasetya * Kutipan Puisi Kahlil Gibran tentang “Bangsa Kasihan”. Kasihan bangsa, yang menjadikan orang dungu sebagai pahlawan, dan menganggap penindasan penjajahan sebagai hadiah. Kasihan bangsa, yang negarawannya serigala, filosofnya gentong nasi,...

0

Jihad Politik vs Politik Jahat

Jakarta (Pemuda Muslim Online) — Tingkahlaku para politisi yang “semena-mena” terhadap kebijakan publik mengakibatkan kekecewan yang amat mendalam terhadap rakyat. Selain itu, kebejatan moralitas politisi juga berimplikasinya terhadap sirkulasi politik kian tercemar.dalam konteks ini, partai...

0

Pendidikan Tanpa Sekolah ala Agoes Salim

Agoes Salim menganggap pendidikan kolonial adalah “jalan berlumpur” sehingga ia tidak mau anak-anaknya tercebur di dalamnya. Pemuda Muslim Online — Jef Last geleng-geleng kepala usai mendengar pemuda bernama Islam Basari itu sangat lancar lagi fasih berbahasa...

× How can I help you?