PB Pemuda Muslim Menghimbau Melaksanakan Sholat Gerhana

Fenomena alam, Gerhana Matahari Total 2016 (GMT) diprediksi akan terjadi pada 9 Maret 2016 di Indonesia dan sekitarnya. Indonesia menjadi satu-satunya daratan yang dilalui fenomena 350 tahun sekali ini

Jakarta (Pemuda Muslim Online) — Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia menghimbau khususnya kepada seluruh anggota Pemuda Muslim, umumnya kepada Ummat Islam di daerah untuk melaksanakan Sholat sunah gerhana matahari sebanyak 2 rakaat di mesjid ataupun di musholla pada Rabu besok (9/3).

Demikian himbauan tersebut disampaikan Ketua Umum PB Pemuda Muslim Muhtadin Sabili, di Jakarta Senin (7/3). Walaupun tidak semua wilayah di Indonesia bisa melihat fenomena alam tersebut, namun tetap dianjurkan untuk melakukan sholat gerhana.

Beliau menambahkan, tata cara pelaksanaan shalat gerhana matahari sama halnya dengan pelaksanaan salat sunnah lainnya dengan dua rakaat, namun dianjurkan secara berjamaah dan ditambah dengan khutbah. “Pelaksanaannya tidak harus saat gerhana matahari itu terjadi, yang penting tetap pada hari yang sama”

Hal senada juga disampaikan Sekjen PB Pemuda Muslim Evick Budianto, di Jakarta. Fenomena alam ini jangan hanya dijadikan sebatas kekaguman dan tontonan saja, tapi dijadikan sebagai bahan tafakur dan bersyukur.”

“Kita bersyukur karena Indonesia menjadi satu-satunya daratan yang akan dilalui fenomena alam 350 tahun sekali ini, untuk itulah selaku Umat Islam kita perlu bersyukur dengan fenomena ini, salah satunya yaitu dengan melaksanakan sholat sunah gerhana matahari yang sudah diajarkan oleh Rosulullah SAW”.

Seperti diketahui, GMT akan berlangsung selama 1 hingga 3 menit pada tanggal 9 Maret 2016. Fenomena ini dapat disaksikan secara utuh di Palembang, Bangka, Belitung, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Luwuk, Ternate, Tidore, Palu, Poso dan Halmahera.

Selain itu, ada beberapa kota yang juga dapat menyaksikan peristiwa ini. Namun hanya gerhana matahari sebagian saja yang dapat terlihat. Beberapa kota tersebut adalah Jakarta, Padang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado dan Ambon. (PB/yh)